Daniel, seorang pemuda Kristen di sebuah desa kecil yang didominasi mayoritas Muslim, menjalani hidup dalam keheningan batin. Di tengah tekanan sosial dan pandangan penuh prasangka, ia memilih diam untuk menjaga kedamaian, meski hatinya terkoyak oleh luka tak terucap. Keimanan yang ia pegang teguh menjadi pelita di tengah gelombang tantangan, namun juga mengundang pergulatan batin yang tak pernah usai. Dari cemoohan halus hingga pengasingan sosial, Daniel berusaha menemukan tempatnya di dunia yang sering kali terasa asing.
Ketika sebuah tragedi keluarga mengguncang hidupnya, Daniel dihadapkan pada pilihan sulit antara mempertahankan iman atau menyerah pada tekanan. Pertemuan tak terduga dengan seorang tokoh tua yang bijaksana membawanya pada perjalanan spiritual, menggali makna pertobatan dan pengampunan. Di ambang ajal, Daniel menemukan bahwa kekuatan sejati bukanlah pada perlawanan, melainkan pada penerimaan diri dan kasih yang melampaui batas agama.
Dengan gaya narasi yang ringan namun penuh makna, Iman di Tengah Gelombang menggambarkan perjuangan seorang individu dalam mempertahankan identitas di tengah arus mayoritas. Novel ini adalah cerminan kehidupan masyarakat minoritas yang kerap terdiam, namun menyimpan ketabahan luar biasa. Kisah ini mengajak pembaca untuk merenungkan keberanian, iman, dan harapan dalam menghadapi gelombang kehidupan, serta pentingnya saling memahami dalam keberagaman.





Reviews
There are no reviews yet.