Teguh Haryanto

Teguh Haryanto lahir di Tegal pada 13 Maret 1965. Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Kristen Putra Wacana Tegal, dilanjutkan ke SMP Negeri 2 Tegal dan SMA Negeri 1 Tegal.

Ia melanjutkan studi ke Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, mengambil jurusan Sastra
Seni, namun kemudian menyelesaikan gelar Sarjana Theologi (S1) di Universitas Kristen
Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta. Teguh juga memperdalam keilmuannya dengan studi pascasarjana (S2) di Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta, dengan fokus
pada program Master of Ministry (M.Min).

Dalam perjalanan kariernya, Teguh Haryanto telah mengabdikan dirinya dalam berbagai peran pelayanan. Ia pernah menjadi vicaris di GKJ Semarang Timur dan GKJ Brebes, kemudian menjabat sebagai pendeta di GKI Medan.

Setelah itu, ia berkontribusi sebagai staf administrasi di Klasis Jakarta 1 GKI Sinode Jawa
Tengah. Saat ini, Teguh juga mendedikasikan waktunya sebagai guru agama Kristen di SMA
Negeri 77 Jakarta.

Tahun 2025 menulis novel berjudul Marco dan Mee: Cermin Dua Zaman. berkisah tentang perjumpaannya dengan seorang murid yang berasal dari Panti Asuhan dan perlu bimbingan. Novel berikutnya berjudul Iman di Tengah Gelombang, menggambarkan perjuangan seorang individu dalam mempertahankan identitas di tengah arus mayoritas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *